Pj Walikota Apresiasi Konfrensi PGRI Tebingtinggi

Usai acara pembukaan Konferensi PGRI Tebingtinggi Pj Walikota Tebingtinggi H OK Zulkarnain SH MSi bersama ketua PGRI Sumut Drs Abdul Rahman Siregar didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi Drs H Pardamean Siregar MAP foto bersama dengan panitia pelaksana konfrensi PGRI
Usai acara pembukaan Konferensi PGRI Tebingtinggi Pj Walikota Tebingtinggi H OK Zulkarnain SH MSi bersama ketua PGRI Sumut Drs Abdul Rahman Siregar didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi Drs H Pardamean Siregar MAP foto bersama dengan panitia pelaksana konfrensi PGRI

TEBING TINGGI, zonasumut.com – Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tebingtinggi yang digelar, Kamis (8/12), di Gedung Balai Kartini berhasil terpilih Drs H Pardamean Siregar MAP sebagai Ketua Umum PGRI Tebingtinggi Periode 2017-2022. Pemilihan yang berlangsung secara aklamasi tersebut, sebanyak 445 suara pemilik mandat sepakat menghunjuk Pardamean Siregar menjadi ketua umum PGRI Tebingtinggi.

Sebelumnya Konferensi PGRI yang dibuka Pj Walikota Tebingtinggi H OK Zulkarnain mengatakan, mengapresiasi panitia bisa melaksanakan Konfrensi PGRI hari ini mengigat laporan dari ketua paniti PGRI Tebingtinggi sudah vakum sejak tahun 2011, “Sejak tahun 2011, PGRI Tebingtinggi sesuai laporan ketua panitia telah vakum dan hari ini sukses melaksanakan konfrensi, hal ini patut kita apresiasi”, jelas OK Zulkarnain.

Pada kesempatan itu, Pj Walikota juga meminta kepada seluruh anggota PGRI agar dalam melaksanakan konferensi terbangun demokrasi yang sesungguhnyan yang output-nya melahirkan sosok ketua yang bertanggung jawab atas organisasi ini, ”Saya kira semua guru  setuju organisasi ini bangkit dan maju. Agar hal itu tercapai tentu ketua terpilih harus orang yang memiliki sosok yang bertanggung jawab atas kelangsungan organisasi ini, untuk itu inilah waktu yang tepat jangan sampai salah pilih lagi”, ujar Zulkarnain.

Diapun berharap, kedepan PGRI Tebingtinggi harus lebih baik dan menjadi organisasi yang profesional karena organisasi ini adalah organisasi bagi orang-orang yang mau bekerja dengan tulus dan ikhlas untuk kemaslahatan guru demi kemajuan bangsa umumnya dan kemajuan Kota Tebingtinggi khususnya serta dapat menjadi mitra pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Tebingtinggi.

“Masih ingat saat Jepang terpuruk dengan hancurnya kota Hirosima dan Nagasaki setelah dijatuhi bom oleh sekutu ? pada saat itu kaisar Hirohito bertanya kepada para jenderal masih adakah guru yang tersisa ? Dan saat itupula lah kaisar memerintahkan agar semua guru yang tersisa dikumpulkan karena kepada guru lah kita bertumpu bukan kepada pasukan”, cerita Zulkarnain.

“Menyimak apa yang disampaikan kaisar tersebut, bisa kita ambil kesimpulan betapa strategisnya peranan guru dalam membagun suatu bangsa, kita terkadang merasa miris mendengar akhir-akhir ini sering kita dengar banyak guru-guru yang dikrimininalisasi oleh para orang tua siswa dengan tuduhan melakukan tindakan kekerasan terhadap siswa, hal ini tentu harus jadi perhatian kita bersama terutama PGRI sebagai wadah guru”, cetus Pj Walikota.

Ketua PGRI Sumut Drs Abdul Rahman Siregar dalam sambutannya mengatakan berterima kasih kepada panitia karena telah  sukses menghantarkan konferensi PGRI,”Sudah 6 tahun PGRI di Tebingtinggi vakum, harapan saya kepada pengurus terpilih agar nantinya bekerjalah sesuai AD/ART yang ada”, harapnya.

Sedangkan ketua umum terpilih Drs H Pardamean Siregar MAP yang juga Kepala Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan guru-guru memilihnya sebagai ketua umum PGRI, ”Atas kepercayaan guru-guru kepada saya sebagai ketua umum PGRI, saya sampaikan terima kasih. Saya nyatakan PGRI di Tebingtinggi tanpa dukungan dan kekompakan dari anggota tidaklah bisa berbuat apa-apa, maka dari itu mari kita bergandengan tangan untuk mewujudkan Kota Tebingtinggi menjadi Kota Pendidikan yang berbudaya”, ujarnya.

(Ferdinan)

Tinggalkan Balasan

Top