Pengelolaan Dana Desa Wajib Diinformasikan Secara Transparan

Para peserta Rakor (Foto. Hms. Trozid Har. Zonasumut)

GUNUNGSITOLI, zonasumut.com – Pengelolaan dana desa untuk kegiatan penyelenggaraan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat,wajib diinformasikan secara transparan dan dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan perundangan.

Hal itu ditegaskan Walikota Gunungsitoli Ir. Lakhomizaro Zebua dalam kata arahannya saat membuka  acara Rapat Koordinasi (Rakor) tentang Percepatan Pengelolaan Keuangan Desa di Kota Gunungsitoli Tahun 2017, bertempat di Ruang Rapat Lt. II Kantor Walikota Gunungsitoli, Kamis (23/02/2017).

Menurut Dia, bahwa hal ini merupakan bagian dari pelayanan pemerintah desa dalam rangka menjamin terpenuhinya hak-hak masyarakat desa atas akses informasi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Juga bertujuan untuk menjamin akuntabilitas dalam percepatan pengelolaan dana desa bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, sesuai Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi No. 22 Tahun 2016, tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2017.

Selain itu, penyusunan rencana pembangunan desa untuk kegiatan yang dibiayai dari dana desa maupun sumber-sumber pendapatan desa lainnya, wajib dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat desa pada forum musyawarah desa (MUSDES)

Hal ini dilakukan agar APB Desa yang akan ditetapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat desa, dan Rencana kegiatan pembangunan yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2017 agar berpedoman pada prioritas penggunaan sebagaimana diatur dalam Peraturan yang berlaku.

Lebih lanjut Lakhomizaro menyampaikan,  peningkatan penyerapan dana desa, baik sisa dana desa 2015, sisa dana desa 2016 dan dana desa 2017, dapat dilakukan dengan meningkatkan kinerja para pihak yang terkait didalamnya, dalam hal ini Pemerintahan Desa sebagai pemangku kepentingan beserta Camat, yang telah ditugaskan oleh Peraturan Pemerintah dan Peraturan Mendagri untuk melaksanakan pembinaan dan pengawasan pemerintah desa dan keuangan desa.

Begitu juga dengan percepatan penyelesaian pertanggungjawaban oleh Pemdes dan penyampaian laporan realisasi penggunaan pengelolaan keuangan desa baik yang bersumber dari dana desa, alokasi dana desa, bagi hasil pajak dan sebagainya.

Diakhir katanya Walikota lakhomizaro, mengimbau agar peserta Rakor dapat memahami dan menerapkan beberapa poin penting yang telah dijabarkan tersebut pada pelaksanaanya, sehingga apa yang menjadi tujuan dari pengelolaan keuangan desa dapat terpenuhi.

Pada acara Rakor tersebut Turut dihadiri Para Asisten Sekdakot, para Kepala Perangkat Daerah, Camat se-Kota Gunungsitoli, Kepala Desa se-Kota Gunungsitoli serta undangan lainnya.

(Trozid Harefa)

Tinggalkan Balasan

Top