Lapas dan BNNK Tebingtinggi Gelar Apel Siaga

Kegiatan Apel Siaga yang digelar di lingkungan Lapas Kelas II B Kota Tebingtinggi diwarnai dengan penandatanganan kerjasama antar instansi terkait Gerakan Nasional Revolusi Mental di kota itu

MenkumHam : Di Lapas Tebingtinggi Jangan ada Pungli Terhadap Tahanan Maupun Tamu

TEBINGTINGGI, zona sumut.com – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kota Tebingtinggi bersama Tim Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tebingtinggi melaksanakan ‘Apel Siaga’ dengan tema ‘Kami Kerja Pasti Bisa Melayani’, Jumat (31/3) di kompleks lapangan lapas Jalan Pusara Pejuang kota Tebingtinggi.

Apel siaga yang dihadiri langsung oleh Kalapas Alexander L Putra Amd LP SH MH bersama Kepala Penyidikan BNN Kota Tebingtinggi Pahotan Manurung dan beberapa unsur FKPD Tebingtinggi ini dilaksanakan berdasarkan amanat Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dan sejalan dengan Intruksi Presiden No 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental.

Menkumham RI dalam amanat tertulis yang dibacakan Kalapas Alexander L Putra menyampaikan agar kalapas Kota Tebingtinggi bersih dari penyalahgunaan narkoba yang beredar dari dalam maupun dari luar lapas. Begitu juga jangan ada para pegawai lapas yamg berani melakukan Pungli terhadap para tahanan maupun tamu tahanan yang datang menjenguk warga binaan ke lapas.

Dalam Apel Siaga ini, Menkumham RI menyampaikan beberapa perintah kepada petugas lapas agar, petugas pintu utama wajib melakukan penggeledahan secara konsisten kepada siapapun yang melewati pintu masuk, memastikan alat komunikasi pengunjung disimpan di loker, Kalapas/Karutan wajib mendampinggi petugas P2U dalam melakukan penggeledahan terhadap napi, wajib mencatat dan melaporkan kepada pimpinan petugas P2U yang tidak melakukan penggeledahan serta mereka yang tidak mau digeledah, Kalapas/ Karutan harus bertangung jawab penuh jika terjadi penyimpangan terhadap pegawainya. Seluruh petugas wajib melaporkan jika ada melihat penyimpanggan yang dilakukan oknum pegawai melalui sms atau telepon kepala kantor wilayah. Selain itu, di dalam lapas yang tersedia alat X-Ray, body scan dan lain-lain wajib digunakan untuk mendeteksi barang barang yang dibawa pengunjung.

Kalapas Tebingtinggi juga mengatakan, apel siaga ini dilaksanakan bertujuan agar petugas lapas harus sigap dan telaten dalam menangani setiap permasalahan yang ada di lapas termasuk untuk menggantisipasi peredaran narkoba. “Kami tidak akan tebang pilih jika terdapat penyimpanggan yang dilakukan oleh oknum petugas lapas. Bila terbukti melakukan penyimpangan, oknum pegawai lapas akan langsung di pecat”, tegasnya.

Sementara itu, Kasi Penindakan BNNK Tebingtinggi Pahotan Manurung mengaku siap bekerja sama dengan pihak Lapas Kelas II B Kota Tebingtinggi untuk bersama-sama dalam memberantas peredaran narkoba di Kota Tebingtinggi khususnya dilingkungan Lembaga Pemsyarakatan itu. “Melalui apel ini diharapkan nantinya semua Lapas akan bersih dari kegiatan negatif termasuk pungli, agar citra hukum di Indonesia tidak di pandang sebelah mata”, harap Manurung.

(Ferdinan)

Tinggalkan Balasan

Top