Pemko Gunungsitoli Gelar Peringatan Isra’mi’raj Nabi Muhammad Saw 1438 H / 2017 M

GUNUNGSITOLI, zonasumut.com – Pemerintah Kota Gunungsitoli gelar acara Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1438 H / 2017 M, bertempat di Masjid Agung Mudik-Gunungsitoli

Walikota Gunungsitoli dalam arahannya menyampaikan Ucapan Selamat Datang di Kota Gunungsitoli kepada Al-Ustadz KH. Misbahul Munir Cholil, MA sebagai penceramah dalam acara Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1438 H / 2017 M, semoga taushiyah yang diberikan dapat memberi hikmah dan menggugah setiap hadirin dalam memaknai Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1438 H / 2017 M ini dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat.

Ia berharap agar momen Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1438 H / 2017 M ini dapat mempererat sifat teguh pendirian serta meneladani perjuangan Nabi muhammad SAW dalam meningkatkan akhlak mulia, memperkuat persaudaraan diantara ummat beragama

Peristiwa Isra’ Mi’raj dalam misi kerasulan Nabi Muhammad SAW, dalam menerima perintah Sholat 5 waktu sehari-semalam, maka dari itu hendaknya diimani oleh setiap Muslim bukan sebatas acara ceremonial belaka namun menginplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Lakhomizaro  mengimbau seluruh hadirin, khususnya Kaum Muslimin/Mualimat agar tidak melalaikan Sholat demi mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjadi hamba-Nya yang terbaik, dapat menjadi inspirasi dan motivasi untuk menggali lebih dalam lagi berbagai peristiwa penting keagungan dan kebesaran Allah SWT dan meningkatkan ketaqwaan terhadap-Nya.

Diakhir arahannya Walikota meniti pesan bahwa Pemerintah selalu mengharapkan dukungan dari seluruh aspek masyarakat untuk bersama-sama menata Kota Gunungsitoli dalam rangka menjadikan Kota Gunungsitoli yang indah, nyaman, bersih

Sebelumnya Ketua Panitia, Ridwan Saleh Zega dalam laporannya menyampaikan bahwa acara Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1438 H / 2017 M dilaksanakan dengan tujuan memperingati hari besar Islam sebagai suatu peristiwa yang harus diimani oleh setiap Muslim/Muslimah, juga sebagai momentum untuk memaknai peristiwa yang mana sejarah diwajibkannya seorang muslim melaksanakan Rukun Islam Kedua yakni mendirikan sholat 5 Waktu sehari semalam.

Diikesempatan itu juga, Mewakili Kepala Kankemenag Kota Gunungsitoli, Ermansyah Polem dalam sambutannya menyampaikan,¬† momen Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1438 H / 2017 M yang dimaknai sebagai transformasi spiritual yaitu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, dan transformasi sosial yaitu untuk mengajak setiap Mukmin untuk dapat mengubah kesalahan menjadi Kesalehan dalam rangka menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

Ia juga menyampaikan bahwa Kementerian Agama dengan tugas pokok membina ummat menyadari bahwa esensi Isra’ Mi’raj diharapkan dapat mengembangkan kerukunan beragama di Kota Gunungsitoli dengan tetap menjaga nilai-nilai Islam,

Sementara itu Al-Mukarrom Al-Ustadz KH. Misbahul Munir Cholil, MA (Pengasuh Pondok Pesantren Al-Misbah) Jakarta, selaku Penceramah Tunggal pada acara Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1438 H / 2017 M menyampaikan bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan ujian keimanan bagi ummat Muslim dalam mengimani kekuasaan Allah SWT dan kenabiyan Rasulullah SAW, yang mana esensi keimanan tersebut tidak hanya mengikrarkan dalam Qalbu dan Lisan namun pembuktian dalam amal perbuatan, yang mana dicantumkan didalam Al-Qur’an: “Innassholaata tanha ‘anil fahsya’ wal munkar” (Sesungguhnya Sholat dapat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar) yang pastinya mempengaruhi kehidupan sehari-hari dari seorang Mukmin itu sendiri. Terangnya

Dalam kegiatan ini, juga dilaksanakan pengukuhan Pengurus BKM (Badan Kesejahteraan Masjid) Agung Mudik masa bakti 2016-2019 sebagaimana SK Walikota Gunungsitoli, yang dikukuhkan langsung oleh Walikota Gunungsitoli.

Pada acara ini Turut hadir Wakil Walikota Gunungsitoli, Unsur Forkopimda Kota Gunungsitoli, Ketua MUI Kota Gunungsitoli, Kepala Kantor Kementerian Agama (mewakili), Sekda Kota Gunungsitoli, Anggota DPRD Kota Gunungsitoli, Kepala Perangkat Daerah Kota Gunungsitoli, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Anggota Ormas/OKP, serta undangan lainnya.

(Trozid harefa)

Tinggalkan Balasan

Top