Zonasumut.com, Sumatera Utara, DPW Garda Pemuda NasDem Sumut, Seminar Kebangsaan, Hari Sumpah Pemuda, Medan : Melalui Seminar Kebangsaan dalam rangka Hari Sumpah Pemuda ke 89 tahun 2017. Dewan Pimpinan Wilayah Garda Pemuda NasDem Provinsi Sumatera Utara, mendeklarasikan Sumpah Pemuda era kekinian.

Deklarasi yang dibacakan oleh Sekretaris DPW Garda Pemuda NasDem Provinsi Sumut, Defri
Noval Pasaribu, SE di Aula Gedung Juang 45 Jl. Pemuda Medan, Sabtu (28/10) diikuti oleh elemen organisasi pemuda dan mahasiswa di Sumatera Utara antara lain, DPD IPK Sumut, Sapma DPD IPK Sumut, Baladika Karya, PW GP Alwashliyah, Liga Mahasiswa, DPD Jaman Sumut, DPD BMI Medan, PW GP Ansor, BEM Unusu, Pemuda Panca Marga, DPD KNPI Sumut.

Teks yang dibacakan menambahkan poin ke empat yakni Kami Putera dan Puteri Indonesia, Berideologi satu, Ideologi Pancasila. Dengan suara lantang, Defri Noval membacakan 4 poin teks sumpah pemuda era kekinian diikuti oleh perwakilan organisasi pemuda yang hadir.

Sebelumnya, dalam sambutan Ketua DPW Garda Pemuda NasDem Sumut, Darma Wijaya, SE yang disampaikan oleh Defri Noval Pasaribu, SE menjelaskan perlunya sebuah sikap pemuda yang konkrit dalam menjaga Pancasila, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. Pancasila sudah final bagi Indonesia.

Maka Garda Pemuda NasDem mengajak elemen pemuda di Sumatera Utara untuk menjaga eksistensi Pancasila, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI harga mati, jelas Defri.
Sikap konkrit pemuda tersebut, papar Defri melanjutkan, adalah dengan mendeklarasikan sikap.

Pemuda pemudi Indonesia berideologi satu ideologi Pancasila agar menginspirasi kaum muda untukmenjadi garda terdepan menjaga Pancasila sehingga menjadi dasar bersikap para pemuda, lanjutnya.

Dalam Seminar yang dihadiri seratusan utusan pemuda dari berbagai Organisasi Kepemudaan dan BEM Universitas yang ada di Medan, tampil sebagai pembicara DR. Shohibul Anshor dari akademisi dan pengamat ekonimi polotik Sumut, aktivis pemuda Riza Fakhrumi Thahir, Kadispora Sumut diwakili oleh
Zulham Effendi Siregar, KNPI Sumut diwakili oleh Indramada Ritonga dan dipandu oleh moderator M.

Hadika Wahyu, ST. Seminar yang mengambil moment Hari Sumpah Pemuda ke 89 memang sengaja dihelat di Gedung Juang 45. Menurut Ketua Panitia Seminar, Affandi, ST. MSi yang diwakili oleh Sekretaria Panitia H. Lismardi Hendra, SE sebagai kilas balik perjuangan pemuda saat membacakan Sumpah Pemuda.

Dengan fasilitas yang kurang memadai, suasana yang apa adanya dan segala keterbatasan, namun dapat menghasilkan sebuah kebulatan tekad untuk berani menyatakan sikap bahwa kami pemuda Indonesia bertanah air, berbangsa dan berbahasa satu, Indonesia.

Dalam serba keterbatasan, namun para pemuda 1928 dapat melahirkan ide yang menginspirasi arah perjuangan elemen bangsa merebut kemerdekaan 17 Agustus 1945, kata H. Lismardi Hendra.

Garda Pemuda NasDem, tambah Hendra, berharap dari kilas balik suasana dan seminar ini, Api
Semangat Pemuda 1928 terus berkobar dan menjadi energi bagi pemuda menjaga NKRI, Pancasila, UUD
45 dan Bhinneka Tunggal Ika,  tutup Lismardi Hendra.

(mta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here