Penangkapan Jaringan Narkoba Internasional Oleh Polda Sumut

Zonasumut.Kapolda Sumut, Irjen Pol. Paulus Waterpauw, memaparkan penangkapan 38 kg sabu di Mapolda Sumut, Rabu (6/12)

Medan-Zonasumut.Peredaran narkoba jenis sabu-sabu jaringan internasional berhasil diungkap Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara melalui Ditresnarkoba Polda Sumut. Sebanyak 38 kilogram sabu-sabu diamankan petugas. Rabu (6/12/2017).

Penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi tentang jaringan internasional yang akan mengedarkan narkotika Golongan I jenis sabu-sabu di Sumut. Kemudian dilakukan penyelidikan secara intensif terhadap informasi tersebut selama tiga pekan.

“Setelah itu Dirresnarkoba Polda Sumut, Kombes Pol. Hendri Marpaung, beserta personel Resnarkoba Polda Sumut dapat mem-profiling jaringan tersebut. Penangkapan pertama pada Sabtu 25 Nopember 2017, Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Sumut beserta anggota melakukan penangkapan terhadap seorang pelaku bernama Mudawali (31) warga Jalan Marindal I Gang Madrasah, Desa Marindal I Kecamatan Patumbak,” ucap Kapolda.

“Tersangka diamankan di jalan Lintas Medan-Banda Aceh Desa Batu Lenggang Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, tepatnya di depan warung internet (warnet) dan barang bukti berupa enam bungkus plastik berwarna hijau bertuliskan Guan Yin Wang diduga berisi narkotika Golongan I jenis sabu dengan berat masing-masing satu kilogram dengan total keseluruhan seberat enam kilogram. Setelah diinterogasi, dilakukan pengembangan tentang adanya tempat penyimpanan sabu di Kota Medan,” sambung Kapolda.

Penangkapan kedua pada Selasa 28 Nopember 2017 pukul 09.00 WIB. Berdasarkan informasi tersebut dilakukan penyelidikan terhadap gudang dari jaringan tersebut oleh anggota Ditresnarkoba Polda Sumut dan menangkap satu orang tersangka bernama Paujari (45) warga Jalan Pasar I, Kecamatan Medan Marelan beserta barang bukti berupa enam kotak yang dibungkus koran dengan merek Qin Shan masing-masing seberat satu kilogram dengan total keseluruhan enam kilogram.

“Setelah diinterogasi dan dilakukan pengembangan ke Desa Sampali, tersangka Paujari mencoba melarikan diri sehingga dilakukan tindakan melumpuhkan dengan menembak kaki sebelah kanan. Tersangka tersungkur dan dibawa ke RS Bhayangkara untuk diobati dan diamankan di Kantor Ditresnarkoba Polda Sumut. Hasil dari interogasi terhadap kedua tersangka, dilakukan pengembangan dan mendapat informasi adanya pengiriman narkotika golongan I jenis sabu dari Tanjungbalai menuju Medan,” ungkap Kapolda.

Penangkapan kelima pada Selasa 5 Desember 2017 sekitar pukul 23.00 WIB dipimpin oleh Dirresnarkoba Polda Sumut, Wadir beserta anggota melakukan penangkapan di Jalan Putri Hijau Medan di depan Merdeka Walk terhadap satu orang pelaku bernama Suryono (44) warga Jalan Perjuangan Gang Tunggal No 19 Kecamatan Medan Perjuangan dan disita barang bukti satu karung berisikan narkotika jenis sabu seberat 10 bungkus dengan berat 10 kg dan satu unit Avanza warna hitam BK 1674 KD.

“Para tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Subs. Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun atau pidana mati, pidana seumur hidup dan pidana denda paling sedikit Rp 1.000.000.000 miliar dan paling banyak Rp 10.000.000.000 miliar,” pungkas Paulus.

(M.diq)

 

Tinggalkan Balasan

Top