PERNYATAAN SIKAP GARDA PEMUDA NASDEM ATAS PENGAKUAN YERUSALEM SEBAGAI IBUKOTA ISRAEL OLEH PRESIDEN AS DONALD TRUMP

Zonasumut.com : Garda Pemuda Nasdem mengecam tindakan Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, yang bisa berdampak menganggu upaya mencapai perdamaian di wilayah Timur Tengah.
Mempertimbangkan posisi Yerusalem dalam sejarah panjang konflik Palestina dan Israel, langkah Amerika Serikat tersebut adalah tindakan yang gegabah dan tidak mempertimbangkan konsekuensi dari hal tersebut.

Dewan Keamanan PBB pada tahun 1980 menetapkan agar seluruh negara yang memiliki misi diplomatik di Yerusalem untuk menarik dan memindahkan seluruh kelengkapan misi diplomatik tersebut. Selain itu, DK PBB juga menetapkan Yerusalem sebagai ‘Kota Suci’, yang berdampak pada setiap tindakan administratif dan legislatif yang diambil oleh Israel atas kota tersebut menjadi tidak memiliki dasar hukum serta melanggar hukum internasional.

Tindakan Amerika Serikat yang akan memindahkan Kedutaan Besar dari Tel Aviv ke Yerusalem merupakan serangan langsung terhadap rakyat Palestina di Yerusalem dan berpotensi membahayakan upaya ‘two-states solution’. Gugurnya ‘two-states solution’ adalah langkah mundur dalam proses penyelesaian konflik antara kedua negara dan memaksa segala upaya perdamaian diulang dari awal. Garda Pemuda Nasdem mendukung tindakan Pemerintah Indonesia yang mengajukan sikap keberatan terhadap perihal di atas. Hal ini menunjukkan komitmen Presiden Joko Widodo untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina sesuai amanah Pembukaan UUD 1945 dan juga tertuang dalam Nawacita Pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Lebih lanjut, Garda Pemuda Nasdem juga mengundang seluruh gerakan kepemudaan di Indonesia untuk menyerukan kecaman atas tindakan Amerika Serikat tersebut dan mendorong Pemerintah Indonesia untuk memimpin aksi diplomatisk untuk membatalkan tindakan tersebut.

(BD04)

Tinggalkan Balasan

Top