Medan, Zonasumut.com – Puluhan Mahasiswa dari Kumpulan Anak Rantau Asahan (KAPAS) Berunjuk Rasa Di Depan Kantor Kepolisian Daerah Sumatera Utara.

Mahasiswa Melakukan Aksi unjuk rasa dari Kumpulan Anak Rantau Asahan yang di sebut (KAPAS) itu  meminta Kepada  Kepala Kepolisian daerah Sumatera Utara Paulus Waterpauw untuk Memperiksa dan Mencopot Kapolres Asahan Karena Diduga Melakukan Tangkap Lepas Terhadap Bandar Narkoba di Asahan, aksi ini berlangsung di depan Pintu Masuk Polda Sumatera Jalan Sisingamangaraja. (02/07)

Dalam aksi unjuk rasa di depan polda sumut mahasiswa dari Kumpulan anak perantau asahan  juga berorasi dan menyampaikan pesan-pesan kepada kapolda sumtera utara untuk memperoses kapolres asahan.

‘’ dari hasil data yang kami kumpulkan, proses, rehabilitasi yang di lakukan oleh polres asahan banyak menyalahi prosedur tanpa adanya rekomendasi dari TAT, selain itu beberapa Bandar narkoba yang di tangkap di duga di bebaskan kemballi dengan dalih rehabilitasi, ada apa ini , inilah yang akan kami pertanyakan dan sampaikan kepada bapak Kapolda Sumatera Utara’’ Ujar Pimpinan Aksi Di depan wartawan media online zonasumut.com

Sambung pimpinan aksi “kami resah kepada kapolres asahan karena banyak bandar narkoba yang di tangap lepas di kabupaten, setelah di tangkap Bandar narkoba Besoknya bisa lepas bagaimana tanggapan bapak Kapolda’’ ujarnya

Dalam aksi Adapun tanggapan dari salah satu pihak Kepolisian Daerah (POLDA)  Sumatera Utara yang menerimah pertanyaan dan unjuk rasa dari mahasiswa dari kumpulan anak perantuan Asahan (KAPAS) di depan Pintu masuk Polda sumatera utara dan akan menindak lanjutin laporan unjuk rasa ini kepada bapak  kapolda sumut.

(M.Diq)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here