Sei Rampah, Zonasumut.com – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) melalui Bagian Layanan Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) menggelar kegiatan Pembekalan Kelompok Kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan Manajemen Pengelolaan Proyek Bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksanan Teknis Kegiatan (PPTK) bertempat di Hotel Grand Antares Medan, Senin (5/2) malam.

Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Sergai Ir. H. Soekirman ini turut dihadiri Asisten Ekbangsos Ir. H. Kaharuddin, Dosen Fakultas Teknik Polmed Edi Usman, MT, AU dan Ir. Ririh Sudirahardjo, Ah.T, MT dari Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia Cabang Jawa Tengah selaku Narasumber, para Kepala OPD, Camat serta peserta kegiatan yang berasal dari PP, PPK, PPTK dan Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa dimasing-masing OPD.

Mengawali sambutannya Bupati Ir. H. Soekirman menyampaikan bahwa sesuai dengan program pembangunan yang diluncurkan Presiden RI Joko Widodo bahwa kita telah memakai sistem Money Follow Priority Program. Dahulu mungkin kita selalu membuat sesuatu dengan tidak memikirkan dampak ataupun multiply effect yang justru telah menyia-nyiakan uang rakyat.

Bupati mencontohkan seperti pembangunan lantai jemur padi, yang setelah dibangun justru tidak ada petani yang menjemur padinya dilantai jemur tersebut. Oleh karenanya Presiden Jokowi merubah dengan cara prioritas bahwa jika digunakan, uang tersebut harus benar-benar bermanfaat dan berguna bagi masyarakat.

Sejalan dengan hal itu, Sergai yang memperoleh nilai SAKIP yang baik di Batam beberapa waktu lalu. Hal ini diukur dengan hasil kerja dan pelayanan publik dimulai pada 2015 dalam status C, saat ini menjadi B, dan target tahun depan kita peroleh status BB yang tentunya akan mendapatkan bonus dari Pemerintah Pusat, tukas Bupati.

Dari perolehan tersebut lanjut Bupati, akan didapat akumulasi dari kepala OPD yang telah mampu menterjemahkan instruksi pimpinan daerah terkait pelaksanaan tertib administrasi yang profesional.

“Jangan kita mengulangi setiap akhir tahun baru kita mengumpulkan segala Surat Pertanggung Jawaban (SPJ), namun kumpulkan dan siapkan semua setiap akhir bulan dalam bentuk laporan yang baik, pada akhir tahun kita hanya tinggal merekapitulasi dan jika ada penambahan-penambahan maka tidak akan terlalu merepotkan,” ungkapnya.

Malam hari ini disampaikan apresiasi terhadap “kecepatan” dari ULP dan Asisten Ekbangsos dalam pelaksanaan kegiatan ini sebagai bentuk konsistensi dan kemampuan menterjemahkan maksud dari Kepala Daerah untuk pelaksanaan administrasi yang baik.

“Jangan takut dengan aparat hukum selama para PPK dan PPTK telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan memahami substansi dari tugas dan tanggung jawab tersebut. Kita juga sudah tekadkan bahwa pelaksanaan pengadaan barang dan jasa sedini dan sesegera mungkin, sehingga nanti di bulan Nopember kita sudah membereskan segala hal administrasi dan siap menyongsong rencana tahun kedepannya,” tegas Bupati.

Kemudian Bupati menyebutkan Pemkab Sergai akan terus memprioritaskan pembangunan jalan dan sarana struktur dan infrastruktur pariwisata sesuai dengan program Jokowi yaitu Infrastruktur, Maritim, Ekonomi dan Pariwisata (IMEP).

“Mari kita tunjukkan bekas dari program prioritas diukur dari jumlah orang miskin yang menjadi tidak miskin. Untuk para Pokja ULP, PPK, PPTK dan Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa agar dalam bekerja senantiasa dalam koridor yang baik serta tetap mengikuti perkembangan dan perubahan regulasi yang bisa datang sewaktu-waktu mengingat saat ini banyak hal yang multi tafsir,” ujarnya.

SElanjutnya yang perlu diperhatikan lagi PPTK, PPK dan Pejabat Pengadaan dapat memahami benar cara bekerja dengan Tri Sukses yaitu Sukses Perencanaan, Sukses Pelaksanaan serta Sukses Pertanggung jawaban. Pakailah istilah infanteri, biarlah mandi keringat dalam latihan namun tidak bermandi darah didalam peperangan yang sesungguhnya, yang artinya biar kita bersusah payah dalam mempelajari tentang manajemen pengelolaan proyek ini agar nantinya kita siap dan baik dalam melaksanakan tertib administrasi, pungkas Bupati Soekirman.

Sebelumnya Kabag Layanan Pengadaan Barang/Jasa Setdakab Sergai Johan Sinaga, SE, M.AP dalam laporannya menyampaikan tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan Pokja ULP, PPK dan PPTK di lingkungan Pemkab Sergai, agar tetap tersinkronisasi dan persepsi yang sama dalam melaksanakan proses pengadaan barang/jasa dan pengelolaan kegiatan pekerjaan fisik maupun non fisik berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi dan Perpres No. 54 Tahun 2010 serta Perubahannya yang terakhir dirubah dengan Perpres No. 4 Tahun 2015 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, dan juga terhadap regulasi-regulasi pengadaan jasa lainnya.

Pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari 2 kegiatan yaitu kegiatan Pembekalan Pokja ULP yang dilaksanakan selama 5 (lima) hari mulai tanggal 5 s/d 9 Februari 2018. Sementara untuk kegiatan Manajemen Pengelolaan Proyek dilaksanakan selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 5 s/d 7 Februari 2018. Peserta kegiatan sebanyak 33 orang dari Pokja ULP dan 70 orang dari PP, PPK dan PPTK OPD di lingkungan Pemkab Sergai, kata Johan.

Acara diisi dengan pemaparan dari para narasumber setelah penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Bupati Sergai Ir. Soekirman.

(mta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here