Medan, Zonasumut.com – Dalam Diskusi Kegiatan Media Gathering  Komisi Pemilihan Umum juga Mengundang  Narsumber yang Cukup Handal dalam Menghimbau Kepada Calon Pemiih yang akan Datang di Hotel Mikie Holiday Berastagi Tanah Karo. Senin (30/4/2018)

Pemilih diwajibkan mengisi Form C7 KWK (daftar hadir) yang selama ini form C7 KWK itu disi oleh petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS). Hal ini merupakan kewajiban pemilih Sebelum melakukan pencoblosan  di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Selain mengisi form C7 KWK sendiri ,pemilih harus membawa surat undangan form C6 KWK ,KTP El dan Surat keterangan (Suket),”Ujar Komisioner KPU Sumut Divisi Teknis Ir Benget Manahan Silitonga ketika menjadi narasumber pada kegiatan Media Gathering

Dalam Penjelasan Benget aturan yang  tertera dalam Peraturan KPU RI Nomor 8 Tahun 2017 dan itu akan berlaku untuk pemilih Pilgubsu 27 Juni 2018 yang akan mendatang.

” Ini yang harus kita sampaikan ke masyarakat agar ketika masuk ke TPS sudah tahu apa tugasnya sebab selama ini pengisian form C7 KWK itu diisi oleh petugas KPPS,” kata Benget.

Selain itu kata Benget persoalan pengisisn form C7 KWK ini menjadi dilematis ketika pemilih menyerahkan kepada petugas KPPS menyerahkan pengisian itu dan bagaimana ketika hal ini dilihat oleh petugas pengawas pemilu ini yang akan menjadi persoalan .” Hal ini harus kami sampaikan kepada masyarakat melalui wartawan,” kata Benget.

Dalam Menjadi Narasumber Kegiatan Media Gathering Benget Manahan Silitonga  juga Memprediksi akan banyak makan waktu untuk Pengisian form C7 KWK.

Mengenai kewajiban pemilih untuk membawa KTP-el dan Suket itu Benget menjelaskan merupakan usulan dari Anggota DPR yang tujuannya adalah untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan form C6 oleh orang yang tidak berhak makanya pemilih harus menunjukkan KTP-el dan Suket selain form C6 itu.

(M.diq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here