Medan, Zonasumut.com – Masyarakat resahkan banyaknya pengedar sabu di kawasan Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan. Meski sudah bolak-balik di laporkan langsung, para bandar narkoba tak surut disana. Alhasil, warga melapor melalui aplikasi ‘Polisi Kita’. Syukurnya, pengaduan masyarakat cepat di respon Polsek Percut Sei Tuan.

Dalam respon pengaduan masyarakat (Dumas) tersebut, tim Pegasus Polsek Percut Sei Tuan langsung melakukan penggerebekan yang diinformasikan.

Penggerebekan dilakukan tepatnya di perkampungan, Jalan M. Yakup Lubis, Gang Famili, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Senin (16/7) malam.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri SH SIK, mengatakan, dalam penggrebekan itu Tim Pegasus berhasil meringkus dua pemuda yang diduga kuat sebagai pengedar sabu.

Keduanya yakni, Ardiansyah (25) warga Jalan M. Yakup Lubis, Gang Famili, Desa Bandar Khalipah, Percut Sei Tuan, dan Haidil Irwanda Gea (16) warga Pasar 12 Lahan Garapan, Desa Bandar Setia, Percut Sei Tuan.

Penangkapan itu berkat informasi yang diperoleh polisi dari aduan masyarakat melalui aplikasi ‘Polisi Kita’ pada Senin (16/7) sekira jam 22.00 wib.

“Dari informasi itu, kita melakukan penyelidikan. Setelah memastikan kebenarannya, kita lakukan penggerebekan dan berhasil meringkus kedua tersangka,” sebut, Kompol Faidil kepada wartawan, Selasa (17/7) sore.

Dalam pengaduannya, sambung Faidil, masyarakat meyatakan bahwa di TKP kerap dijadikan tempat peredaran narkoba dan sudah sangat meresahkan.

Mendapat pengaduan itu, Faidil memerintahkan Kanit Reskrim Iptu MK. Daulay dan Tim Pegasus bergerak cepat menggerebek lokasi yang diinformasikan.

Alhasil, sambung Faidil, dari lokasi Tim Pegasus berhasil meringkus kedua pelaku yang diduga kuat memiliki dan menguasi narkoba jenis sabu.

Dari pelaku Ardiansyah, Tim Pegasus menyita satu plastik klip kecil diduga berisikan sabu. Dan begitu juga dari tangan pelaku Haidil Irwanda Gea, Tim menyita satu bungkus plastik kecil yang diduga berisikan sabu.

“Setelah cukup bukti, kedua pelaku lalu diboyong ke Markas Komando (Mako) untuk kelengkapan Administrasi Penyidikan (Mindik). Selanjutnya akan dilimpahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan, guna proses penyidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

 

(m.diq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here