Medan Zonasumut. Com –
Keluarga korban penganiayaan security unimed minta polisi usut tuntas kasus yang menyebabkan joni fernando dan  steven sihombing meninggal dunia, didampingi beberapa tokoh pemuda antara lain bung fanda lubis yang pernah menjabat sebagai ketua sapma ampi kota medan dan juga bung andika lubis yang saat ini menjabat sebagai ketua rayon ampi medan tembung serta ketua rayon 19 fkppi medan perjuangan bung berlin silitonga dan beberapa pengurus stm batako crew dan perwakilan komunitas PYBH.
Sekjen knpi medan perjuangan bung lebes yang juga hadir sore ini mendampingi meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini dan semua pelaku mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya,perbuatan mereka sangat biadab,”ungkapnya dengan sedikit mimik wajah yang menunjukkan kekecewaan.
Berlin silitonga yang juga dewan penasehat dari stm batako crew mengatakan joni silalahi bagian dari kami,yang mana joni adalah anggota kami dibatako crew..”almarhum joni silalahi adalah anggota terbaik kami di batako crew,dia tidak mungkin melakukan tindak kriminal karena saya mengenal pribadi nya,”pungkas nya.
Kami berharap dengan kehadiran kami disini,polsek percut sei tuan-(red) pihak kepolisian dapat menuntaskan kasus ini sampai tuntas dan semua pelaku penganiayaan terhadap saudara kami joni dihukum seberat-berat nya,tandas berlin silitonga mengakhiri.
Fanda lubis juga mengatakan kehadiran kita disini sebenarnya juga untuk meminta izin kepada pihak kepolisian di polsek ini untuk meminta izin menaburkan bunga diseputaran kampus unimed sebagai bentuk bahwa kami berduka atas kasus yang menimpa saudara kami joni silalahi yang meninggal dunia dikampus unimed kemarin sore.
Namun dalam pertemuan di polsek sore ini,pihak kepolisian menganjurkan agar kami tidak melakukan aksi tabur bunga,dikarenakan pihak kepolisian mengkhawatirkan akan ada nya aksi kericuhan,saya harap jangan ada tabur bunga kata Iptu MK Daulay yang menjabat sebagai kanit reskrim polsek percut sei tuan,kasus ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian dan kasus ini sekarang sudah ditangani oleh pihak polrestabes medan,dan beberapa pelaku juga sudah ditangkap kok”ujar pak kanit.
Akhir nya setelah mendapatakan penjelasan dari Iptu MK Daulay keluarga dan kerabat dekat korban berserta rombongan pun memutuskan untuk kembali ke rumah duka.
(lth)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here