Medan, Zonasumut.com – Tim Horas adalah salah satu organisasi yang berada di bawah naungan Universitas Sumatera Utara. Berdiri sejak tahun 2011, Tim Horas sudah mencapai banyak prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional. Organisasi yang bergerak di bidang otomotif perakitan mobil hemat energi ini, beranggotakan mahasiswa dari Departemen Teknik Mesin USU. Organisasi yang sudah membawa nama baik Indonesia di kancah internasional ini hanya beranggotakan 12 orang dan masih aktif mengikuti kegiatan perkuliahan yang padat.
“Kami biasa merakit mobil pada saat malam hari, karena berhubung kami juga masih aktif kuliah dan memiliki jadwal yang padat, jadi kami hanya mempunyai waktu ketika sudah siap kuliah dan itu biasanya sekitar pukul 7 malam sampai pukul 5 pagi. Makanya yang masuk tim Horas memang harus fokus ke sini,” jelas Eben Pangaribuan sebagai Manager Tim Horas.

Mengaku bahwa mereka tidak memiliki alat-alat produksi yang lengkap membuat mereka cukup sulit untuk membuat terobosan baru. Namun, dengan keadaan demikian Tim Horas tidak menjadikan itu sebagai alasan untuk berdiam diri dan kehilangan semangat.

“Kalau untuk semangat tim, tidak perlu diragukan lagi karena kami tim yang paling semangat walaupun kita punya banyak keterbatasan di alat. Kami gunakan alat yang ada dan sebaik mungkin untuk menghasilkan karya yang layak tampil,” tegas Eben.
Keterbatasan alat bukan menjadi alasan untuk tidak bisa menuai prestasi mereka buktikan lewat pencapaian luar biasa di ajang internasional. Pada ajang SEM (Shell-Eco Marathon) Asia 2016 di Manila berhasil raih peringkat 3, pada ajang SEM Asia 2017 di Singapore Tim Horas berhasil raih peringkat 9 se-Asia dengan segala keterbatasan alat. Baru-baru ini mereka juga dapat meraih Partisipan Terbaik dalam Best of Track KMHE (Kontes Mobil Hemat Energi) 2018.
Sementara itu, Tim Horas USU akan kembali mengikuti lomba di KMHE 2019 yang diperkirakan akan dilaksanakan pada November mendatang, Tim Horas mengatakan sangat membutuhkan dukungan dari seluruh pihak terlebih warga USU.
“Kalau untuk saat ini, yang paling kami butuhkan adalah dukungan dari teman-teman semua, seluruh mahasiswa USU dari berbagai jurusan meskipun yang akan mengikuti lomba ini dari Teknik Mesin, itu semata-mata bukan untuk membawa nama Fakuktas Teknik saja, kami membawa nama baik kampus dan berharap bisa membawa nama baik negara juga,” ujarnya.

Rays Publisher – Mdq

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here