Komunitas TKP Dan GPS Terjun ke Lokasi Banjir Bandang di Labura

189

Medan, Zonasumut.com – Komunitas dan Lembaga Di Kota Medan Bergerak Membantu Masyarakat Yang Terkenak Banjir Bandang Kabupaten Labuhan Batu Utara.

Team Relawan yang Bergerak dari perwakilan / mewakili #AksiBersamaUntukLabura Menyalurkan Bantuan Seperti Logistik, Alat Tulis dan Pakaian Layak Pakai dari Beberapa Donatur yang ada di kota medan langsung diimplementasikan oleh Gerakan Peduli Sungai Bersama Tempat Kita Peduli (TKP), Forum Indonesia Muda , Rumah Yatim dan Rumah Zakat Yang di Terima Oleh Dua Kepala Desa yaitu Desa Hatapang dan Desa Pematang Pada Hari Jum’at – Sabtu (3 – 4 /01/2020).

Relawan yang tergabung dalam Aksi Bersama Untuk labura juga Banyak Membuat Kegiatan seperti Psiko Sosial Program untuk Membangkitkan kembali psikis para penyintas dari trauma Bencana dan Saber (Sapu Bersih) Rumah Warga yang Terkena Bencana serta Juga survei Langsung titik Kejadian Awalnya Banjir Bandang di Hulu Sungai.

Syukur Ricky Roy salah satu Relawan Aksi Bersama Untuk Labura dari Komunitas Tempat Kita Peduli (TKP) Menyampaikan Semoga Banjir Bandang yang di Labura Tidak akan Terjadi Lagi. ” apa yang kami sudah berikan kepada masyarakat bisa Berguna untuk sehari hari, kami juga Sudah Melihat ketitik Awal Banjir Bandang yang terjadi Mungkin kami juga akan membuat kegiatan Edukasi Kelestarian Sungai Bersama Teman Teman Gerakan Peduli Sungai (GPS) dan sinergi lainnya Di Desa Hatapang dan Desa Pematang” Ungkapnya

Relawan aksi Bersama Untuk Labura juga Membuat Kegiatan Edukasi tentang sungai dan membuat Hiburan Kepada anak anak yang terkena bencana Banjir Bandang di Desa Pematang.

M.Siddiq Salah Satu Founder Gerakan Peduli Sungai (GPS) Juga Menyampaikan ” Kami Selaku Komunitas yang Bergerak di Sungai Mengedukasikan Anak anak yang terkena Bencana Banjir Bandang, yaitu Tentang Menjaga Kelestarian Sungai dan Bahaya Exploitasi Alam dan Kami juga Membuat kegiatan Psiko Sosial Program Bersama Tempat Kita Peduki (TKP), Volunter Rumah Zakat, Forum Indonesia Muda Sumatera Utara, dan Rumah Yatim ” ujarnya

(diq)