Puluhan Jurnalist Demo Mapolres Toba Karena Lambat Informasi

318

Zonasumut.com – Puluhan Wartawan yang bertugas di Polres Toba melakukan aksi damai di Mapolres Toba, Jumat (28/5) sekira pukul 10.30 Wib.

Aksi ini dilakukan sebagai buntut kekecewaan wartawan terhadap pihak Polres Toba yang tidak berkenan memberikan konfirmasi terkait penangkapan dua pelaku pembunuhan Guru SD Lisbet Butarbutar.

Salah satu tuntutan Wartawan, meminta Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit untuk mencopot Kapolres Toba, AKBP Akala Fikta Jaya, SIK.

Hotman Siagian, Wartawan Metro 24.com mengatakan, aksi hari ini merupakan puncak kekecawaan para rekan media yang selama ini selalu kesulitan mendapatkan informasi dari Polres Seperti penangkapan narkoba dan kasus lainnya, bahkan Kapolres Toba AKBP Akala Fikti jaya sering blokir no hp wartawan ketika mau konfirmasi berita lainya, seperti Anggaran pengaman Pilkada pada tahun lalu senilai 5 miliar.

“Sejak AKBP Akala Fikta Jaya menjabat sebagai Kapolres Toba, kondisi kemitraan dengan media semakin buruk. Kapolres juga terkesan alergi kepada Wartawan sehingga berdampak kepada kesulitan kita meminta data ataupun keterangan yang dibutuhkan dalam pemberitaan,” ujar Hotman.

Wartawan lainnya,media Electronik mengatakan, pihaknya akan menyurati Kapolri dan Kapolda Sumut untuk mencopot Kapolres Toba, Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba.

Keterangan Foto : Puluhan Wartawan yang bertugas di Polres Toba melakukan aksi damai bertajuk Copot Kapolres Toba di Mapolres Toba, Jumat (28/5). (diq)

“Secepatnya kita akan mengirimkan surat secara tertulis kepada Kapolri sebagai bukti keseriusan kita menyuarakan aspirasi rekan-rekan Wartawan yang bertugas di Polres. Jika tidak direspon, kita akan melakukan aksi lanjutan,” pungkas Jamarlin Saragih

Selain meminta Kapolres Toba diganti, dalam spanduk yang dibawa Wartawan terdapat tulisan Copot Kasat Reskrim, AKP Nelson Sipahutar dan Kasat Narkoba AKP Firman Peranginangin. Wartawan juga meminta Kapolres Toba dan jajarannya menghargai keterbukaan publik dan Undang Undang Pers No.40 tahun 1999.

Sebelumnya, puluhan Wartawan melakukan aksi di halaman Polres Toba. Orasi dilakukan secara bergantian dengan muatan utamanya bertajuk ‘Copot Kapolres Toba’.

Wakapolres Toba, Kompol Janner Panjaitan mendatangi Wartawan dan meminta agar bersedia berdialog di Aula Polres Toba pada pukul 11.00 Wib. Dengan kooperatif Wartawan menunggu di Aula, sayangnya, hingga pukul 11.30 Wib, pihak Polres tidak kunjung datang dan pada saat puluhan wartawan menunggu di aula tersebut,musik di hidupkan dengan keras, seakan-akan polres melecehkan Wartawan tersebut.

Puluhan Wartawan merasa kecewa dan langsung meninggalkan Aula dan bergerak keluar Polres Toba dengan tetap meneriakkan ganti Kapolres Toba.(Frengki)

(diq)